12/29/2015

Efek Buruk Export Postingan Blog

Dias Akhmad  |  at  12/29/2015  |  ,  |  No comments

Dua minggu yang lalu, saya melakukan export beberapa artikel atau postingan dari sebuah blog yang rencananya akan saya hapus dan menyatukan beberapa postingan blog tersebut ke dalam blog Bayi Komputer ini. Export postingan berjalan mulus tanpa kendala. Saya hanya tinggal mengedit beberapa internal link yang ada di setiap artikel, mengubah tujuan link tersebut dari blog yang akan saya hapus ke blog ini.

Selesai melakukan export, saya kemudian menghapus blog yang artikelnya telah saya kembalikan menjadi draft dan saya export ke Bayi Komputer. Saya merasa senang karena jumlah postingan blog ini menjadi bertambah banyak dan fokus saya akan lebih tertuju ke blog ini. Ya, tujuan saya adalah agar semua postingan atau artikel yang berkaitan dengan tema blogging bisa saya satukan di blog Bayi Komputer ini, dimana sebelumnya saya menuliskannya di blog yang saya hapus, yang juga mengulas tentang blogging dan bisnis online. Jadi, saya bisa lebih fokus mengurus blog Bayi Komputer ini. Selain itu, tema bahasan blog ini juga menjadi bertambah yaitu dengan adanya tema blogging dan bisnis online.

Anda juga bisa membaca artikel : Kelebihan Blog Sebagai Tempat Promosi

Namun, apa yang terjadi?...
Setelah satu minggu, Sitelink blog ini tiba-tiba lenyap. Bahkan beberapa artikel yang dulu ada di puncak SERP menjadi merosot jauh ke posisi 9. 

Saya bertanya-tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi dengan blog ini. Saya pun mengingat hal apa yang terakhir saya lakukan pada blog ini, yaitu meng-export artikel atau postingan dari blog yang telah saya hapus dua minggu yang lalu. Rupanya ini adalah efek buruk yang ditimbulkan dari export postingan blog. Tapi kenapa hal ini bisa terjadi?.

Sangat mungkin, mesin pencari Google mendapati bahwa blog ini memiliki banyak artikel yang sepenuhnya menyerupai atau sama persis dengan artikel yang ada pada blog lain, yang sebenarnya merupakan blog milik saya sendiri yang telah saya export artikelnya ke blog ini sebelum saya hapus. 

Dalam hal ini, mesin pencari Google sangat mungkin tidak menemukan keunikan apapun pada banyak artikel di blog ini, karena dulunya mesin pencari telah mengenalinya ada pada blog lain, yaitu blog saya yang telah saya hapus. Alhasil, peringkat blog ini langsung terjun bebas dari SERP Google.


Sampai saat ini saya masih belum menemukan jawaban bagaimana cara mengatasi hal ini. Namun saya berusaha untuk segera memposting artikel-artikel baru untuk mengembalikan posisi blog ini di SERP. Saya akan melihat perkembangan peringkat blog ini dalam 2 bulan ke depan. Jika dalam 2 bulan ke depan, posisi blog ini tidak membaik di SERP, maka saya sudah menyiapkan langkah selanjutnya, yaitu menghapus semua artikel hasil export di blog ini. Itu artinya saya kehilangan sebuah blog (yang terlanjur saya hapus), sekaligus akan kehilangan banyak artikel original yang dahulunya merupakan artikel unggulan di SERP.

Namun, selalu ada sisi baik dari segala hal. Saya mendapatkan pelajaran berharga dari hal ini. Semoga dengan saya menuliskannya di sini, bisa menjadi pertimbangan bagi sahabat blogger yang juga ingin melakukan export artikel dari satu blog ke blog lainnya. 

Saya juga berharap ada sahabat blogger yang mau berbagi tentang solusi dari permasalahan ini, yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi blogger lainnya sebelum memutuskan untuk menggabungkan dua atau beberapa blog menjadi satu dengan cara import dan export blog.

Demikian artikel tentang efek buruk export postingan blog. Semoga bermanfaat.

Anda juga bisa membaca artikel : Cara Menurunkan Presentase Bounce Rate Sebuah Blog

Efek Buruk Export Postingan Blog Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Nur Makhasin

Silahkan tinggalkan komentar Anda.