7/23/2015

Renungan Untuk Sahabat Blogger yang Kecewa dan Putus Asa

Dias Akhmad  |  at  7/23/2015  |   |  No comments

Entah berapa banyak sahabat blogger yang memutuskan untuk berhenti menulis artikel dan meninggalkan blognya. Kasus yang banyak terjadi adalah karena sang blogger kecewa dan putus asa tak kunjung mendapatkan penghasilan dari blog yang dikelolanya. Padahal ia telah memberikan segenap tenaga, pikiran, dan modal untuk mengurus blognya tersebut.

Kenapa banyak blogger yang kecewa dan putus asa?


Sangat sering, seorang blogger memulai aktivitas ngeblog dengan harapan muluk mendapatkan puluhan juta rupiah seperti di berita yang pernah ia baca atau dari cerita rekan blogger lain yang telah sukses lebih dulu. Namun ketika ia telah menjalani aktivitas ngeblog sekian lama, ternyata jangankan puluhan juta, ratusan ribu rupiah pun belum pernah ia dapatkan. Hingga sang blogger akhirnya memutuskan untuk meninggalkan aktivitas ngeblog, menjual laptop dan modemnya dan melupakan mimpinya tentang sukses di dunia blogging.

Harapan yang terlalu muluk atau tinggi memang biasanya membuat kita menjadi kecewa. Salah seorang bijak pernah mengatakan bahwa salah satu kunci kebahagiaan adalah dengan mengurangi ekspektasi atau harapan kita tentang sesuatu di dalam hidup. 

Apa yang seharusnya dilakukan?

Hal terbaik yang bisa dilakukan oleh seorang blogger adalah memulai aktivitas blogging dengan "kecintaan menulis". Kecintaan menulis akan membuat seorang blogger menjadi konsisten dalam ngeblog. Dapat uang atau tidak, ia akan tetap menulis dan berbagi manfaat dengan orang lain melalui tulisan-tulisannya. Kecintaan menulisnya tersebut akan mengantarnya menemui kesuksesan dengan cara yang tidak kita ketahui. 

Mendapatkan penghasilan atau pekerjaan tambahan dari aktivitas ngeblog hanyalah bonus istimewa sekaligus pemicu untuk terus berkarya. Salah satu contoh blogger yang sukses dengan karya tulisan di blog pribadinya adalah mas Agus Mulyadi yang kemudian dikenal dengan sebutan Gusmul. Ia dulunya hanya hobi ngeblog kemudian diminta oleh seorang penerbit buku untuk membukukan tulisan-tulisan di blognya menjadi sebuah buku yang kemudian dijual ke masyarakat. Selain menjadi terkenal, Gusmul juga menjadi lebih sejahtera karena kecintaannya menulis. Anda bisa membaca tulisan Gusmul di blognya Agus Mulyadi Blog

Kita harus selalu ingat bahwa tidak ada sukses yang instan. Seorang yang sukses menang lotre biasanya akan bangkrut seminggu atau sebulan kemudian. Sukses sejati akan berlangsung lama, karena itulah kesuksesan membutuhkan waktu, kerja keras dan ketekunan.

Anda juga bisa membaca artikel : Blogger dan 1000 % Tekad untuk Terus Menulis

Terakhir, kita juga harus menyadari bahwa sukses tidak selalu diukur dengan uang. Menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain adalah juga sebuah kesuksesan yang tak ternilai harganya. Jadi kenapa harus kecewa dan putus asa?, mari terus ngeblog dengan penuh semangat. Semoga bermanfaat.

Renungan Untuk Sahabat Blogger yang Kecewa dan Putus Asa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Nur Makhasin

Silahkan tinggalkan komentar Anda.